Category: Pendidikan

Di Dalam Islam Ada 7 Keutamaan Menyayangi Anak Yatim

Anak yatim adalah salah satu perhatian kami. Merawat anak yatim memiliki banyak manfaat dan kebajikan, yang membawa banyak manfaat bagi kehidupan kita. Kata anak yatim disebutkan 23 kali dalam Al-Qur’an, 8 kali tunggal, 14 kali jamak, dan 1 kali keduanya (mutsanna).

Yatim piatu adalah seorang anak, dan ayahnya meninggal ketika dia belum dewasa. Pada saat yang sama, jika ibu meninggal, anak itu disebut yatim piatu. Al-Qur’an dengan jelas menyatakan bahwa anak yatim adalah orang yang harus dicintai, dirawat, dan dirawat. Allah berfirman dalam hadits keutamaan mencintai anak yatim:

“Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Jika anak tersebut belum dewasa, maka disebut yatim piatu. Rasulullah SAW berkata:

“Tidak lagi disebut yatim anak yang sudah bermimpi (baligh).” (HR. Abu Daud dari Ali bin Abi Thalib). (Sunan Abi Daud, Kitab Al-Washaya No. 2489).

M. Khallurrahman Al Mahfani mengutip keutamaan mengasuh anak yatim dalam bukunya yang berjudul “Kekuatan Mendoakan Anak Yatim”:

1. Raih Kesempatan Menjadi Sahabat Nabi SAW di Surga

Orang yang mengasuh anak yatim akan masuk surga dan mendekati Nabi Muhammad SAW, sebagaimana mereka mendekati jari telunjuk dengan jari tengahnya.

“Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Ath-Thalaq: 4892. Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1841. Sunan Abi Daud, Kitab Al-Adab:4483).

2. Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga

Sekalipun pengasuh anak yatim tidak bisa menjadi pendamping Rasulullah di surga karena mungkin tidak memenuhi persyaratan ideal, ia masih bisa dijamin masuk surga. Rasulullah SAW berkata:

“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). (Lihat Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1840).

3. Mendapatkan predikat Abror (shaleh atau taat kepada Allah)

Keutamaan memelihara anak yatim dan memelihara anak yatim dan fakir miskin adalah tanda dihapuskannya.

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (abror) minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. Yaitu mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 5-6).

4. Mendapat pertolongan dari Allah SWT

Membantu anak yatim dalam segala bentuk kepedulian yang tulus berarti membawa pertolongan Tuhan untuk beribadah.

“Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin di dunia maka Allah akan menghilangkan kesusahannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang meringankan kesulitan orang mukmin di dunia maka Allah akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib orang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat. Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya. (HR. Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Al-Adab: 5557).

5. Menghindarkan dari Siksa Akhirat

Merawat atau memelihara anak yatim merupakan kewajiban yang Allah perintahkan dengan jelas melalui kitab-kitab-Nya dan sabda Rasul-Nya. Rasulullah SAW bersabda Allah SWT berfirman:

6. Investasi amal untuk akhirat

Salah satu manfaat mengasuh anak yatim adalah investasi amal di akhirat. Rasurula SAW berkata:

“Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya. (HR. Thabrani dari Abu Hurairah). (Imam Ath-Thabrani, Al-Mu’jam Al-Ausath, VIII/346. Hadist no. 8828).

7. Mendapatkan keberuntungan dan menjadi yang terbaik

Dalam konteks amar makruf (mengajak kebaikan) dan nahi mungkar (melarang perbuatan maksiat), keutamaan menyantuni anak yatim merupakan bentuk ibadah sosial. Perhatikan sabda Nabi Muhammad berikut ini:

“Siapa saja yang menyeru kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya itu.” (HR. Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).

Setiap anak tidak dapat memilih dalam kondisi apa untuk dilahirkan. Tidak ada yang bisa menuntut kondisi orang tua yang lengkap saat lahir, bahkan orang tua pun tidak.

Dengan memuliakan anak yatim, setidaknya kita akan mendapatkan tujuh keutamaan, antara lain mendekatkan diri kepada Rasulullah di surga, melembutkan hati yang keras, memenuhi kebutuhan hidup, dan dilindungi di hari kiamat.

Pendidikan Usia

Memaknai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Keutamaan pengembangan bangsa Indonesia periode 2019-2024 yang kesatu yaitu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),  untuk itu leading sektornya ada pada  Lembaga Pendidikan. Setiap tingkatan pendidikan menggambarkan factor-faktor dari keseluruhan untuk satu kesatuan  yang tidak terpisahkan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Sebagai suatu system sehingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi dalam pengembangan SDM pada  Pendidikan Dasar, Pendidikan  Menengah dan Pendidikan Tinggi. Oleh karna itu PAUD untuk peletakan dasar pendidikan yang amat strategis untuk memilih kualitas pendidikan selanjutnya

Berdasarkan hasil penelitian tentang anak diketahui bahwa  pada usia dini (usia lahir-8 tahun) adalah usia emas “golden age” dimana 80% pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi dengan pesat, 50% diantaranya terjadi pada rentang usia lahir-4 tahun.

Jika usia 8 tahun sejajar dengan  kelas 2 SD, maka  momentum 80% perkembangan hampir terlewatkan dan hanya tersisa 20% yang dapat dioptimalkan pada pendidikan selanjutnya. Artinya momentum perkembangan ini tidak akan berulang dan jika tidak distimulasi dalam pendidikan yang berkualitas akan sangat merugikan masa depan anak. 

Bahkan UNESCO (2015)  menekankan pentingnya PAUD diantaranya: (1)  sebagai  fondasi awal dalam pendidikan, (2) investasi bagi keluarga dan pemerintah, (4)  untuk menghentikan roda kemiskinan. Untuk  itu UNESCO ingin memastikan bahwa hak setiap  anak untuk memperoleh pendidikan dijamin oleh undang-undang negara yang bersangkutan.

Dalam mendorong kualitas anak/keluarga  dan untuk memperoleh  guru PAUD yang berkualitas perlu kerjasama dan dukungan  orang tua. 

Kesatu, kerjasama dan dukungan orang agar kualitas anak atau keluarga saat pandemic covid 19 contohnya memperkuat pemberian karakter   jujur, tanggungjawab, percaya diri, mandiri, sopan, peduli, kerjasama, saling menghargai, kreatif dan sebagainya.

Persoalan utama pada suatu peningkatan nilai karakter pada anak yaitu kurang sesuai pelaksanaan karakter pada kehidupan harian. Seharusnya pengajaran  nilai-nilai karakter dapat dilakukan melalui contoh nyata  yang dapat dilihat dan dirasakan  anak dalam kehidupan sehari-hari.

Saat pandemic covid 19, orang tua mempunyai kesempatan untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter atau nilai-nilai kehidupan untuk anak-anak pada aktivitas yaitu tadarusan, tarawih bersama, bersih-bersih, mencuci, memasak dan pekerjaan ibu rumah tangga lainnya.

Sesuatu yang sangat mengkhawatirkan saat ini adalah jauhnya keterlibatan  putra putri dalam pekerjaan  rumah tangga. Hal ini terjadi tugas-tugas karena kerumahtanggaan dikerjakan oleh asisten rumah tangga  sehingga kurang mendapatkan perhatian orang tua dalam mendidik putra putrinya. Oleh karna itu untuk pengetahuan ibu rumahtangga sangatlah diperlukan untuk mengasuh dan mendidik anak usia dini.

Kedua, kerjasama dan bantuan orang tua untuk menambahkan  kualitas  guru PAUD yaitu dengan menyemangati anak-anak yang sudah lulus SLTA. Sebagai guru PAUD, keseimbangan antara karir menjadi guru dengan keluarga tetap terjaga sehingga pengasuhan dan pendidikan dapat terus dilakukan.

Banyak contohnya, seperti  ibu-ibu muda yang berhenti bekerja untuk mengurus anaknya secara langsung karena khawatir dengan perkembangan anaknya. Kekhawatiran orang tua sangat beralasan karena banyak  kasus asisten rumah tangga yang melakukan kekerasan, pelecehan, dan pembiaran terhadap anak.

Pembelajaran di Rumah

7 Cara Memberikan Pembelajaran Sekolah Dasar Di Rumah

Arahan oleh orang tua menjadikan sesuatu yang amat penting untuk membantu anak-anak supaya bisa sukses dalam bidang akademiknya. Oleh karena itu, orang tua harus bisa menyemangati anak yang berhasil masuk ke tingkat pendidikan sekolah terutama SD untuk dapat belajar dengan sangat giat pada saat di rumah. karena agar anak dapat terus siap untuk menjalani proses belajar saat di sekolah

Supaya anak makin berkembang belajar di sekolah, pelajari bagaimanakah cara yang baik mengajar anak SD di rumah, sebagai berikut:

1. Buat suasana belajar agar lebih menyenangkan

Rata-rata anak yang mulai masuk SD mungkin jadi susah untuk belajar di rumah. Bukan karena anak malas, namun hal ini dapat dipengaruhi oleh suasana rumah yang bisa saja kurang nyaman untuk anak belajar. Suasana rumah yang tidak kondusif dapat menghilangkan konsentrasi anak dalam belajar.

Oleh karena itu supaya anak bisa semakin semangat untuk belajar di dalam rumah, untuk itu buatlah suasana belajar yang menyenangkan. Yaitu dengan cara mengajarkan anak SD di dalam rumah, dan harus menyenangkan, jangan terlalu tegang. agar anak dapat mengerti apa yang dipelajari dari Anda,

2. Pentingnya  Mengatur Waktu pada anak

Saat seorang anak bisa mengatur waktunya, bahwa dia bisa terus fokus pada pelajarannya saat di sekolah dari pada menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak terlalu penting.

Untuk itu, apa definisi teratur untuk seorang anak-anak yang masih di usia sekolah dasar? Anak yang sudah di usia tersebut, yaitu bisa menjelaskan apa itu PR atau tugas sekolah. Untuk itu periksalah buku PR anak dan tanyakan apakah ada PR yang harus dia kerjakan dan sudahkah dia mengerjakannya.

Supaya anak dapat mengatur waktunya untuk mengerjakan PR dan juga bermain,untuk itu mulailah ajari anak-anak supaya bisa mengatur waktunya. Baik mengerjakan tugas maupun bermain, agar anak-anak terus siap ke sekolah dengan percaya diri. Karena semua tugas yang diberikan di sekolah sudah dia selesaikan dengan tuntas.

3. Buat Membuat Daftar Tugas

Agar Dapat menyelesaikan semua tugas dari sekolah, ajarkan anak-anak untuk bisa membuat to-do-list atau daftar tugas yang harus anak kerjakan hari ini. Contohnya anak mempunyai PR matematika dari sekolah, kemudian ada tugas juga membuat karya seni.

Untuk itu, supaya semua pekerjaan sekolahnya bisa selesai esok hari maka ajaklah anak untuk mengerjakannya sesuai dengan daftar yang telah dibuat. Khususnya tugas harus sesuai prioritasnya supaya dapat selesai dalam waktu yang tepat.

Tidak hanya satu orang yang terlahir dengan kemampuan mengatur waktu. Kemampuan ini yaitu kemampuan yang harus dipelajari dan dipraktikkan. Untuk itu, anak mendapatkan kemampuan tersebut dari Anda, orang tuanya yang terus mengajarinya saat di rumah.

4. Kemampuan Belajar Anak Harus Di Ajarkan

Siap-Siaplah menghadapi ujian,mungkin hal ini bisa saja menakutkan bagi seorang anak SD, Oleh karena itu banyak guru berasumsi dan orangtua pastinya akan membantu anak untuk belajar agar dapat menghadapi ujian. Membimbing anak dengan cara belajar yang seru, asyik dan menyenangkan supaya bisa membuat anak terbiasa belajar. Oleh karena itu hal ini bisa berkembang menjadi kebiasaan baik untuk masa mendatang.

Supaya anak semakin siap saat menghadapi ujian, pastikan kalo Anda juga tahu tentang jadwal ujian anak. Supaya anda dapat membantu anak untuk belajar menghadapi ujiannya sejak jauh-jauh hari. Anda juga wajib mengingatkan anak agar mencatat semua hal-hal penting yang sudah dia pelajari saat di sekolah, supaya dia bisa mempelajarinya kembali saat di rumah.

5. Memahami Aturan-Aturan Sekolah

Kemudian Cara mengajari anak SD di rumah yaitu dengan mengetahui aturan-aturan dan juga hukuman yang dapat diberikan kepada siswa dari pihak sekolah. Semua sekolah tentunya mempunyai aturannya sendiri untuk siswa-siswanya. Karena, sekolah sudah mencantumkan semua kebijakan kepada siswa mereka di  dalam buku yaitu buku pegangan siswa.

Buku ini mengajari aturan yang mencakup tentang cara berpakaian siswa, tata krama, penggunaan ponsel, kemudian hukuman yang mesti diterima jika ada siswa yang melanggar aturan dan lain-lainnya.  Oleh karena itu, sangatlah penting bisa memahami hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan saat di sekolah.

Untuk itu, Anda juga harus mendukung sekolah ketika anak Anda melanggar aturan dan harus menerima hukuman dari sekolah. Dengan begitu anak dapat belajar dari kesalahan tersebut dan tidak akan mengulanginya lagi.

6. Membantu Meningkatkan Semangat Belajar Anak

Mengajari anak SD di rumah sebenernya tidaklah susah kalo Anda mengerti kuncinya. Yaitu dengan mengenalkan anak pada tujuan belajar. Sebelum belajar tanyalah pada anak anda, apa tujuan yang ingin anak Anda capai, kalo sudah mengerti tujuannya apa, inilah bagian Anda sekarang untuk apa? Untuk mendorongnya agar dapat mencapai tujuan anak.

Contohnya anak anda ingin mendapatkan juara satu di kelas, Untuk itu dukunglah anak anda dengan membuat suasana belajar yang menarik dan membuat anak makin bersemangat. Kemudian saat anak berhasil meraih tujuannya, maka berikanlah reward pada anak anda. Ini akan menjadi pemicu supaya anak semakin semangat untuk meraih tujuannya.

7. waktu belajar harus di maksimalkan

Mengajarkan anak SD di rumah bukanlah suatu hal yang bisa di anggap remeh. Bukan berarti ini menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Sangat berbeda waktu berada di sekolah, jika belajar di rumah cobalah anda maksimalkanlah waktu yang ada dengan belajar lebih fokus.

Tidak usah dengan waktu yang sangat lama sehingga membuat anak jadi bosan dan malas belajar. Karena, jika anak sudah bosan dia akan menjadi lebih susah untuk diajak konsentrasi belajar. Saat belajar di rumah gunakanlah waktu sebaik mungkin, dan pelajari yang menurutnya susah dulu.

Cari tahulah dimana tempat kesulitannya, bantu anak untuk memecahkan soal tersebut. Saat anak sudah menemukan kuncinya, berikanlah dia soal yang serupa dan minta dia menyelesaikannya. Dengan waktu yang tepat, anak dapat belajar lebih efisien dan tidak malas lagi buat belajar.

Demikian beberapa cara mengajar Anak SD di rumah supaya mereka bisa lebih fokus lagi saat belajar di sekolah. Yaitu mengajari anak mulai dari rumah, dan anak akan samakin siap untuk menghadapi setiap tantangan yang harus dia hadapi di sekolah. Karena harapan setiap orang tua yaitu supaya anaknya menjadi anak yang pandai dalam bidang pendidikan. Semoga ini bisa bermanfaat bagi anda!

Mendidik Anak

Bagaimana Mendidik Anak Dalam Ajaran Islam?

Kami harus mengingatkan Anda bahwa, umumnya, akhlaq yang jelek itu sesuai dengan syahwat dan hawa nafsu seseorang, sehingga seorang anak akan melakukannya tanpa perlu disuruh atau susah-susah.

Sebaliknya, akhlaq yang baik itu membutuhkan latihan bagi jiwa serta pengendalian dari syahwat, yang merusak dan merugikan jiwa. Akhlaq yang baik berarti mengikuti jalan yang bertentangan dengan hawa nafsu, sehingga merupakan suatu proses yang membutuhkan usaha dan perjuangan.

Pendidikan yang baik adalah dengan menanamkan akhlaq yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak, sehingga ia mampu menolak syahwat yang jelek, dan menjadikan jiwanya tidak akan merasa nyaman kecuali dengan hal-hal yang baik, dan jiwanya akan membenci apa pun yang bertentangan dengan akhlaq yang baik.

Sehingga anak akan menerima akhlaq yang baik, dan mencintai akhlak tersebut. Cinta tidak dapat ditanamkan dengan cara kekerasan; melainkan membutuhkan hal-hal berikut:

1. Kelembutan Pada Anak

Ada beberapa hadits Nabi yang menjelaskan kita agar menggunakan kelembutan pada saat berinteraksi kepada orang lain, sebagai berikut:

“Dari ‘Aisyah, istri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, mudah-mudahan Allah meridhai beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, 6024).

“Diriwayatkan oleh Jarir bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang terhalangi dari kelembutan, maka dia akan terhalangi dari kebaikan.”

Dari ‘Aisyah, istri Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, mudah-mudahan  Allah meridhai beliau, ‘Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Sesungguhnya kelembutan, tidaklah berada pada sesuatu kecuali pasti menghiasinya, dan tidaklah kelembutan diambil dari sesuatu, pasti merusaknya.’”

“Dari ‘Aisyah mudah-mudahan Allah meridhai beliau bahwa dia berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Jika Allah ‘azza wa jalla menginginkan kebaikan bagi anggota rumah tangga, Dia akan memasukkan kelembutan kepada mereka.

Tabiat anak-anak yaitu mereka mencintai orang tua yang lemah lembut kepada mereka, membantu mereka, atau yang perhatian kepada mereka, tidak tanpa teriak dan amarah, dan juga dengan penuh hikmah dan kesabaran.

Anak usia dini membutuhkan hiburan dan permainan, begitu juga usia dini adalah usia yang pas agar menumbuhkan prilaku-prilaku dan pendidikan yang baik. Oleh sebab itu, orang tua harus sanggup menyeimbangkan keduanya.

Jika anak-anak mencintai orang tua yang penuh dengan kelembutan, maka cintanya ini akan terus memotivasi mereka dengan baik untuk menaati orang tuanya.

Sedangkan, enggak adanya kelembutan pada orang tua, begitu juga  adanya kekerasan, maka akan menyebabkan anak menjauh, dan pada akhirnya akan menyebabkan keras kepala dan tidak patuh, bisa juga  menyebabkan ketakutan yang akan menumbuhkan sifat dusta dan tipu daya pada diri anak kepada orang tua.

2. Kelembutan bukan berarti menghilangkan hukuman saat ingin diperlukan.

Akan tetapi, perlu diingat bahwasannya hukuman, ketika membesarkan anak-anak, harus dipergunakan secara bijak. Enggak baik jika anak terus dihukum pada setiap pelanggaran yang dia lakukan. Hukuman diberikan pada saat kelembutan tidak lagi berpengaruh, dan ketika nasehat, perintah dan larangan telah diabaikan.

Kemudian, hukuman juga harus memberikan manfaat. Contohnya, kalian mempunyai masalah terhadap kebiasaan anak-anak. Dan kalian menyianyiakan waktu yang lama di depan TV saja,

Untuk itu kalian bisa  membatasi program yang mereka tonton, yaitu yang bermanfaat dan tidak membahayakan secara umum, dan bebas dari perkara mungkar.

Kalo mereka melewati batas waktu tonton yang telah diatur, kalian bisa menghukum mereka dengan melarang mereka untuk tidak menonton televisi selama satu hari penuh. Jika mereka tidak nurut, maka kalian bisa melarang mereka untuk menonton televisi dalam jangka waktu yang sangat lama, supaya bisa sesuai dengan tujuan kebaikan yang ingin digapai atau manfaat pada pendidikan adab dan budi pekerti.

3. Memberikan contoh yang baik pada anak.

Orang tua wajib mempunyai akhlaq yang baik terlebih dahulu, kalo ingin mengajari anaknya berakhlaq baik. Contohnya, tidak baik jika seorang ayah melarang anaknya merokok padahal dirinya sendiri merokok.

Ada seorang ulama memberi tau kepada guru anak-anaknya, “Hal pertama yang wajib kalian lakukan untuk mendidik kebaikan anak-anak yaitu membuat diri kalian sendiri menjadi baik. Karena kesalahan mereka adalah bentuk nyata  dari prilaku kalian. Cuman perbuatan baik aja yang harus kalian lakukan dan jauhilah perbuatan yang jelek di depan mereka”

4. Memberikan lingkungan yang baik.

Lingkungan yang baik yaitu lingkungan di mana perbuatan baik dipuji, sedangkan perbuatan buruk dicela. Untuk itu, lingkungan yang seperti ini sangat sulit kita dapatkan. Namun, dengan usaha keras dan sungguh-sungguh secara fisik, psikologis dan finansial, insyaAllah kita mampu untuk membuatnya.

Misalnya, jika terdapat sebuah keluarga muslim yang tinggal di lingkungan di mana tidak ada keluarga muslim lainnya, keluarga ini harus berusaha keras untuk pindah ke lingkungan atau kota di mana begitu banyak muslim, maupun lingkungan yang di mana ada masjid atau pusat kegiatan Islam yang aktif dalam menjalankan program-program untuk anak-anak muslim.

Contoh lain, jika seorang anak tertarik dalam olahraga tertentu atau aktivitas lainnya, orang tua bisa mencarikan klub olahraga atau organisasi serupa yang cocok, yang dikelola oleh muslim yang berkomitmen pada syariat Islam, yang diikuti oleh keluarga-keluarga muslim yang bersemangat untuk memberikan anak-anak mereka pendidikan yang baik dalam seluruh perkara.

Interaksi satu sama lain sangat memberikan pengaruh yang amat besar, contohnya yang kalian lakukan. Untuk itu, cobalah untuk mengurangi efek negatif yang kalian pandang untuk membuahkan hasil dari interaksi tersebut, dengan mengatur interaksi yang positif dengan keluarga muslim.

Apabila orang tua sanggup mengeluarkan uang untuk pakaian bagus, makanan lezat, dan rumah yang nyaman, maka mereka juga harus mau mengeluarkan uangnya dalam usaha agar memperoleh akhlaq yang baik, untuk mengharap pahala dari Allah Ta’alaa dengan cara tersebut.

Wajib bagi kalian agar senantiasa melantunkan doa tiap hari, khususnya pada waktu-waktu mustajab, contohnya pada saat sepertiga malam terakhir, di waktu  sujud, dan di hari Jum’at.

Banyak-banyaklah memohon kepada-Nya supaya  menjadikan anak-anak kalian menjadi anak-anak yang shalih dan bisa membimbing mereka ke jalan yang lurus. Berdoa untuk kebaikan anak yaitu salah satu ciri hamba Allah yang shalih.

Kalo kita mempelajari karakteristik dari surah Al-furqon 25:74, kita akan mengetahui bahwa di antara petunjuk yang kuat hendaknya baik dan tingginya martabat mereka yaitu tidak pernah bahagia sampai mereka melihat istri dan keturunan mereka menaati Tuhan mereka, berilmu dan mengamalkan ilmunya.

Kemudian doa untuk keshalihan istri dan anak-anak juga merupakan doa untuk diri mereka sendiri, untuk itu manfaatnya akan kembali kepada mereka sendiri. Oleh sebab itu, mereka menganggap hal tersebut sebagai bentuk karunia Allah kepada mereka.

Mereka berkata “Anugerahkan kepada kami”, bahkan sebenarnya doa mereka tidak hanya membawa manfaat untuk mereka, juga untuk semua umat Islam, karena keshalihan satu orang bisa menyebabkan shalihnya orang-orang di sekelilingnya, dan selalu memberikan manfaat bagi mereka” (Taisiirul kariimil mannaan fi tafsiri kalaamir rahmaan).

Perlu bantuan kami, Chatt kami sekarang

Kami siap membantu Anda, jangan ragu hubungi kami

Customer Service

Alya

Online

Alya

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00