Keistimewaan Sedekah Diwaktu Lapang & Sempit

Sep 21, 2021 Artikel, Sedekah

Al-Qur’an menyebutkan bahwa tanda ketakwaan itu mampu bersedekah pada waktu yang lapang dan sempit (QS 3: 134, 65: 7). Orang yang sedekah pada waktu yang lapang itu normal. Tapi, memberikan sedekah dalam waktu yang sulit, itu luar biasa.

Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW berpesan kepada para sahabatnya, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham.” Lalu, ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ada seseorang yang memiliki dua dirham, lalu mengabil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula orang yang memiliki harta banyak sekali, lalu ia mengambil seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR Na-Nasai).

Allah berfiman dalam surah At-Thalaq ayat 7, “Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekadar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”

Melalui ayat ini, Allah berjanji bahwa Dia hanya menguji hambaNya sesuai dengan kemampuannya. Allah juga berjanji bahwa Dia akan memberikan kemudahan di balik kesulitan yang dialami seorang hamba. Namun, Allah tidak menginginkan hambaNya berpangku tangan menunggu pertolongan Allah datang. Allah menyuruh hambaNya yang sedang kesulitan untuk bersedekah dari sedikit harta yang ia miliki.

Mari ikut berdonasi klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Perlu bantuan kami, Chatt kami sekarang

Kami siap membantu Anda, jangan ragu hubungi kami

Customer Service

Alya

Online

Alya

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu? 00.00